Perbedaan Bank Konvensional dan Bank Syariah

Hai Sobat Oeang, ketika kamu mau membuka rekening bank, mungkin muncul pertanyaan: mau buka rekening di bank konvensional atau bank syariah? Apa sih perbedaan antara keduanya? Yuk kita simak penjelasannya yang kami rangkum dari Undang-Undang (UU) Republik Indonesia No. 21 Tahun 2008 berikut ini.

Ilustrasi: macrovector / freepik.com

Pengertian Bank

Dalam UU No.21 Tahun 2008 Pasal 1, definisi bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan/atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Dalam pasal tersebut, dijelaskan pula pengertian bank konvensional dan bank syariah sebagai berikut.

Pengertian Bank Konvensional

Bank konvensional adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya secara konvensional dan berdasarkan jenisnya terdiri atas Bank Umum Konvensional dan Bank Perkreditan Rakyat.

  • Bank Umum Konvensional adalah Bank Konvensional yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran
  • Bank Perkreditan Rakyat adalah Bank Konvensional yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran

Pengertian Bank Syariah

Bank Syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dan menurut jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.

  • Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran
  • Bank Pembiayaan Rakyat Syariah adalah Bank Syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran

Unit Usaha Syariah (UUS)

Meski sudah ada pembagiannya seperti di atas, bank umum konvensional juga bisa menjalankan kegiatan usaha berdasar prinsip syariah, lho! Namanya Unit Usaha Syariah (UUS).

Masih dalam pasal 1 tersebut, UUS didefinisikan sebagai unit kerja dari kantor pusat Bank Umum Konvensional yang berfungsi sebagai kantor induk dari kantor atau unit yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip Syariah, atau unit kerja di kantor cabang dari suatu Bank yang berkedudukan di luar negeri yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional yang berfungsi sebagai kantor induk dari kantor cabang pembantu syariah dan/atau unit syariah.

Perbedaan Bank Konvensional dan Bank Syariah

Kita sudah mengetahui definisi dari masing-masing jenis bank. Lalu, apa perbedaan bank konvensional dan bank syariah? Perbedaan utamanya adalah prinsip yang digunakan. Bank syariah menganut prinsip syariah, sedangkan bank konvensional tidak.

Pertanyaan selanjutnya, apa itu prinsip syariah? Prinsip Syariah adalah prinsip hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah. Lembaga tersebut adalah Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Nah, itu tadi sekilas perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.